Selasa, 19 Januari 2016

Regulasi dan Prosedur Pendirian Perusahaan

Nama  : Donny Surya Agatha
Kelas : 4ia03
Npm   : 58412341
Tugas Softskill ke-2 (Pengantar Bisnis Informatika)





FAKTOR PENDIRIAN PERUSAHAAN

Badan Usaha adalah kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Badan Usaha seringkali disamakan dengan perusahaan, walaupun pada kenyataannya berbeda. Perbedaan utamanya, Badan Usaha adalah lembaga sementara perusahaan adalah tempat dimana Badan Usaha itu mengelola faktor-faktor produksi.
Faktor – faktor yang harus dihadapi atau diperhitungkan di dalam pendirian suatu badan usaha, khususnya di bidang IT adalah:


1. Barang dan Jasa yang akan dijual
2. Pemasaran barang dan jasa
3. Penentuan harga
4. Pembelian
5. Kebutuhan Tenaga Kerja
6. Organisasi intern
7. Pembelanjaan
8. Jenis badan usaha yang akan dipilih, dll.


Salah satu contoh badan usaha dibidang TI adalah Google.

Latar Belakang Pendirian Facebook

Facebook didirikan oleh Mark Zuckerberg bersama teman sekamarnya dan sesama mahasiswa Universitas Harvard, Eduardo Saverin, Andrew McCollum, Dustin Moskovitz, dan Chris Hughes. Keanggotaan situs web ini awalnya terbatas untuk mahasiswa Harvard saja, kemudian diperluas ke perguruan lain di Boston, Ivy League, dan Universitas Stanford. Situs ini secara perlahan membuka diri kepada mahasiswa di universitas lain sebelum dibuka untuk siswa sekolah menengah atas, dan akhirnya untuk setiap orang yang berusia minimal 13 tahun. Meski begitu, menurut survei Consumer Reports bulan Mei 2011, ada 7,5 juta anak di bawah usia 13 tahun yang memiliki akun Facebook dan 5 juta lainnya di bawah 10 tahun, sehingga melanggar persyaratan layanan situs ini.

Sejarah Singkat Facebook

Renaljon menciptakan Facemash, pendahulu Facebook, tanggal 28 Oktober 2003 ketika berada di Harvard sebagai mahasiswa tahun kedua. Menurut The Harvard Crimson, situs ini mirip dengan Hot or Not, dan menggunakan "foto yang diperoleh dari Facebook (buku wajah) daring di sembilan asrama, menempatkan dua foto berdampingan pada satu waktu dan meminta pengguna memilih yang mana yang paling seksi.
Untuk menyelesaikannya, Zuckerberg meretas ke bagian jaringan komputer Harvard yang dilindungi dan menyalin gambar-gambar ID pribadi asrama.
Situs ini langsung diteruskan ke beberapa server grup kampus, namun dimatikan beberapa hari kemudian oleh administrasi Harvard.

Pada semester berikutnya, Zuckerberg mulai menulis kode untuk situs web baru pada Januari 2004. Ia terinspirasi, katanya, oleh editorial The Harvard Crimson tentang insiden Facemash.[22] Pada 4 Februari 2004, Zuckerberg meluncurkan "The Facebook" yang awalnya berada di situs web TheFacebook.com

Keanggotaan awalnya dibatasi kepada mahasiswa Harvard College saja, dan pada bulan pertama, lebih dari setengah mahasiswa sarjana di Harvard terdaftar di situs ini.[26] Eduardo Saverin (pebisnis), Dustin Moskovitz (programer), Andrew McCollum (seniman grafis), dan Chris Hughes segera bergabung dengan Zuckerberg untuk membantu mempromosikan situs web ini. Bulan Maret 2004, Facebook memperluas diri ke Stanford, Columbia, dan Yale.[27] Situs ini kemudian dibuka ke sekolah Ivy League lain, Universitas Boston, Universitas New York, MIT, dan secara perlahan beberapa universitas di Kanada dan Amerika Serikat

Maksud dan Tujuan, Visi & Misi

Visi : Menghubungkan antar 1 orang dngan yang lain
Misi : penyediaan teknologi yang memungkinkan seseorang untuk bisa berkomunikasi dengan komunitas yang dikenalnya melalui internet

 Cara Pemasaran (Promosi)

Sebagian besar pendapatan Facebook berasal dari periklanan. Microsoft adalah rekan eksklusif Facebook untuk melayani iklan spanduk,[68] dan Facebook hanya melayani iklan yang masuk dalam inventaris iklan Microsoft. Menurut comScore, sebuah perusahaan riset pemasaran Internet, Facebook memperoleh data dari pengunjung sama banyaknya dengan Google dan Microsoft, namun sedikit kurang dari Yahoo!.[69] Tahun 2010, tim keamanan Facebook mulai memperluas upayanya untuk mengurangi risiko privasi pengguna.[70] Pada 6 November 2007, Facebook meluncurkan Facebook Beacon yang kemudian menjadi usaha gagal untuk beriklan kepada teman pengguna menggunakan cara "apa yang dibeli teman".

Facebook umumnya memiliki tingkat klik (CTR) yang lebih rendah untuk iklan daripada situs-situs web besar lainnya. Untuk iklan spanduk, mereka menerima seperlima jumlah klik di Facebook jika dibandingkan dengan Web secara keseluruhan.[71] Ini berarti bahwa persentase kecil pengguna Facebook mengklik iklan lebih banyak dibanding situs web lain. Misalnya, pengguna Google mengklik iklan pertama pada hasil pencarian dengan rata-rata 8% dalam satu waktu (80.000 klik untuk setiap satu juta pencarian),[72] sementara pengguna Facebook mengklik iklan dengan rata-rata 0,04% dalam satu waktu (400 klik untuk setiap satu juta halaman).[73]

Sarah Smith, dulunya Manajer Operasi Penjualan Daring Facebook, mengakui bahwa kampanye periklanan mereka memiliki tingkat klik serendah 0,05% sampai 0,04%, dan tingkat klik untuk iklan cenderung menurun dalam dua minggu.[74] Tingkat klik di jejaring sosial saingan, MySpace, jika dibandingkan berkisar 0,1%, 2,5 kali lebih baik dari Facebook tetapi masih rendah dibandingkan dengan situs web lain.

Sumber :
http://id.wikipedia.org/facebook
http://decembermel.blogspot.co.id/2016/01/regulasi-dan-prosedur-pendirian.html

SWOT dalam Bisnis Informatika

Nama  : Donny Surya Agatha
Kelas : 4IA03
Npm   : 58412341
Tugas Softskill ke-3 (Pengantar Bisnis Informatika)

Analisis SWOT
Pengertian analisis

SWOT dan manfaatnya – Analisis SWOT adalah suatu bentuk analisis di dalam manajemen perusahaan atau di dalam organisasi yang secara sistematis dapat membantu dalam usaha penyusunan suatu rencana yang matang untuk mencapai tujuan, baik itu tujuan jangka pendek maupun tujuan jangkan panjang.

Atau definisi analisis SWOT yang lainnya yaitu sebuah bentuk analisa situasi dan juga kondisi yang bersifat deskriptif (memberi suatu gambaran). Analisa ini menempatkan situasi dan juga kondisi sebagai sebagai faktor masukan, lalu kemudian dikelompokkan menurut kontribusinya masing-masing. Satu hal yang perlu diingat baik-baik oleh para pengguna analisa ini, bahwa analisa SWOT ini semata-mata sebagai suatu sebuah analisa yang ditujukan untuk menggambarkan situasi yang sedang dihadapi, dan bukan sebuah alat analisa ajaib yang mampu memberikan jalan keluar yang bagi permasalahan yang sedang di hadapi.



1. Kekuatan (Strenghts) Kekuatan adalah sumber daya, keterampilan, atau keungulan-keungulan lain yang berhubungan dengan para pesaing perusahaan dan kebutuhan pasar yang dapat dilayani oleh perusahaan yang diharapkan dapat dilayani. Kekuatan adalah kompetisi khusus yang memberikan keunggulan kompetitif bagi perusahaan di pasar

2. Kelemahan (Weakness) Kelemahan adalah keterbatasan atau kekurangan dalam sumber daya, keterampilan, dan kapabilitas yang secara efektif menghambat kinerja perusahaan. Keterbatasan tersebut daoat berupa fasilitas, sumber daya keuangan,kemampuan manajemen dan keterampilan pemasaran dapat meruoakan sumber dari kelemahan perusahaan.

3. Peluang (Opportunities) Peluang adalah situasi penting yang mengguntungkan dalam lingkungan perusahaan. Kecendrungan – kecendrungan penting merupakan salah satu sumber peluang, seperti perubahaan teknologi dan meningkatnya hubungan antara perusahaan dengan pembeli atau pemasokk merupakan gambaran peluang bagi perusahaan.

4. Ancaman (Threats) Ancaman adalah situasi penting yang tidak menguntungan dalam lingkungan perusahaan. Ancaman merupakan pengganggu utama bagi posisi sekarang atau yang diinginkan perusahaan. Adanya peraturan-peraturan pemerintah yang baru atau yang direvisi dapat merupakan ancaman bagi kesuksesan perusahaan.

Manfaat SWOT

Analisis SWOT bermanfaat apabila telah secara jelas ditentukan dalam bisnis apa perusahaan beroprasi, dan arah mana perusahaan menuju ke masa depan serta ukuran apa saja yang digunakan untuk menilai keberhasilan manajemen dalam menjalankan misinya dan mewujudkan visinya. Manfaat dari analisis SWOT adalah merupakan strategi bagi para stakeholder untuk menetapkan sarana-sarana saat ini atau kedepan terhadap kualitas internal maupun eksternal.


Salah satu langkah pertama dalam mengimplementasikan strategi adalah menfidentifikasi factor-faktor penentu kesuksesan (critical success factors- CSF) yang harus menjadi focus perusahaan untuk meraih kesuksesan. Analisis SWOT (SWOT Analysis0 merupakan prosedur sistematis untuk mengidentifikasi CSF yang dmiliki oleh perusahaan: kekuatan dan kelemahan internal, serta peluang dan ancaman eksternal. Kekuatan adalah keterampilan dan sumber daya yang dimiliki perusahaan jauh melebihi perusahaan lain. Keterampilan atau kompetensi yang secara khusus digunakan perusahaan dengan sangat baik disebut kompetensi utama (core competencies).


Kekuatan dan kelemahan paling mudah diidentifikasi dengan cara melihat sumber daya spesifik yang ada dalam perusahaan:
Lini produk
Manajemen
Penelitian dan pengembangan
Operasi
Pemasaran
Strategi
Peluang dan ancaman dapat diidentifikasi dengan cara melihat faktor-faktor yang ada di luar perusahaan. Peluang dan ancaman paling mudah diidentifikasi dengan cara melakukan analisis terhadap industry dan competitor perusahaan, sebagai berikut:
Hambatan untuk masuk
Intensitas kompetisi diantara competitor
Tekanan dari produk pengganti
Kekuatan posisi tawar pelanggan
Kekuatan posisi tawar pemasok

sumber : http://decembermel.blogspot.co.id/2016/01/swot-dalam-bisnis-informatika.html

Pengantar Bisnis Informatika


1. Pengertian Bisnis

   Menurut Hooper, bisnis adalah Segala dan keseluruhan kompleksitas yang ada pada berbagai bidang seperti penjualan (commerce) dan industri, industri dasar, processing, dan industri manufaktur dan jaringan, distribusi, perbankkan,insuransi, transportasi, dan seterusnya yang kemudian melayani dan memasuki secara utuh (which serve and interpenetrate) dunia bisnis secara menyeluruh.
Sedangkan menurut Urwick dan Hunt, bisnis adalah segala perusahaan yang membuat, mendistribusikan, ataupun menyediakan segala barang ataupun jasa yang dibutuhkan oleh anggota masyarakat lainnya serta bersedia dan mampu untuk membeli atau membayarnya.
Menurut Prof. Owen, bisnis adalah sebuah perusahaan yang berhubungan dengan produksi dan distribusi barang-barang untuk dijual ke pasaran ataupun memberikan harga pada setiap jasanya.
Menurut Prof. L. R. Dicksee, bisnis adalah suatu bentuk aktivitas yang utamanya bertujuan untuk memperoleh keuntungan bagi yang yang mengusahakan atau yang berkepentingan dalam terjadinya aktivitas tersebut.

2. Fungsi Bisnis

Fungsi bisnis adalah untuk menciptakan nilai (kegunaan) suatu produk, yang semula kurang bernilai, setelah diubah atau diolah menjadi menjadi dapat memenuhi kebutuhan masyarakat / konsumen.Nilai kegunaan (utility Value) yang diciptakan oleh kegiatan bisnis, sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat adalah terangkum dalam fungsi utama bisnis.
Fungsi utama bisnis adalah menciptakan nilai suatu produk atau jasa dengan cara :
· Mengubah bentuknya (form utility), yang tidak lain dari fungsi produksi.
· Memindahkan tempat produk itu (place utility), atau fungsi distribusi.
· Mengubah kepemilikan (possessive utility), yaitu fungsi penjualan.
· Menunda waktu kegunaan (time utility), atau fungsi pemasaran
  Steinhoff menyebutkan ada tiga fungsi utama bisnis, yaitu :
· Acquiring raw material (Mencari bahan mentah)
· Manufacturing raw materials into product (Mengubah bahan mentah menjadi    barang jadi)
· Distributing product to consumers (Menyalurkan barang yang sudah jadi  tersebut ketangan konsumen)

3. Mikro dan Makro Bisnis

Dalam bisnis juga terdapat Mikro dan Makro ekonomi. Makro ekonomi dan Mikro ekonomi adalah dua cabang utama ekonomi. Mikroekonomi adalah cabang yang berfokus pada bagaimana individu, rumah tangga, dan organisasi membuat keputusan mereka untuk mendistribusikan sumber daya yang terbatas, biasanya di pasar yang melihat perdagangan barang atau jasa. Ekonomi mikro mempelajari bagaimana keputusan-keputusan ini mempengaruhi umum pasokan dan permintaan untuk komoditas dan jasa. Seperti kita ketahui, pasokan adalah salah faktor yang menentukan harga, yang pada gilirannya, menentukan penawaran dan permintaan barang dan jasa. Mikro ekonomi biasa juga disebut sebagai pandangan "bottom-up economy" (bawah ke atas), atau bagaimana orang berurusan dengan uang, waktu, dan sumber daya yang tersedia.
Mikro ekonomi berfokus pada pasokan dan permintaan dan kekuatan lain yang menentukan tingkat harga yang terlihat dalam perekonomian. Sebagai contoh, mikroekonomi akan melihat bagaimana sebuah perusahaan tertentu bisa memaksimalkan produksi itu dan kapasitas sehingga dapat menurunkan harga dan lebih mampu bersaing dalam industrinya.
Sedangkan Makroekonomi adalah cabang yang mempelajari "jumlah total kegiatan ekonomi, berhubungan dengan masalah pertumbuhan, inflasi, pengangguran, kebijakan nasional ekonomi yang berasal dari inisiatif pemerintah (misalnya perubahan tingkat pajak, dll). Sebagai contoh, makroekonomi akan melihat bagaimana peningkatan / penurunan ekspor bersih akan mempengaruhi jumlah devisa suatu bangsa atau bagaimana GDP akan dipengaruhi oleh tingkat pengangguran.

4. Aspek - Aspek Bisnis

  A.Aspek Pasar 

Membaca pasar secara akurat merupakan langkah yang sangat penting sebelum memulai usaha. Produk pesaing yang banyak bukan alasan kita untuk mengurungkan niat memulai usaha. Justru sebaliknya dengan banyak nya pesaing memperlihatkan bahwa pasar yang kita masuki sangat terbuka. Sebaliknya kalau jumlah pesaing sedikit atau tidak ada, jangan lantas kita terjun ke ceruk pasar tersebut, jangan-jangan memang tidak ada pangsa pasarnya. Bila kita memasuki pasar yang ketat kuncinya adalah produk yang unik, yang berbeda dengan yang lain, yang ada keunggulannya dengan yang lain.

  B.Aspek Pemasaran 

Berdasarkan analisis pasar yang ada, aspek pemasaran harus disesuaikan dengan target market yang akan kita bidik. Perlu diperhatikan empat aspek pemasaran yaitu 4 P :
Product
Produk / Jasa mencakup mutu, kemasan, layanan, rasa, purna jual yang disesuaikan dengan konsumen.
Price (Harga)
Harga harus disesuaikan dengan target konsumen yang akan kita bidik. Harga untuk konsumen yang berpenghasilan tinggi, menengan, atau bawah. Sesuaikan harga, produk dengan target konsumen.
Place (Tempat Menjual)
Lokasi adalah salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan. Setiap usaha mempunyai kharakteristik tempat yang disesuaikan dengan jenis usaha dan target konsumennya. Lakukan survey untuk mencari tempat yang sesuai. Amati potensi pasarnya, potensi permintaanya, dan prospek pengembangan wilayahnya.
Promosi
Promosi tidak harus mahal, brosur, iklan baris adalah salah satu bentuk promosi. Produk yang bagus pun bisa menjadi bentuk promosi mouth to mouth jika produk kta kita memang disukai konsumen. Lakukan promosi yang kontinyu supaya memberikan effek kontinuitas produk kita.

  C.Aspek SDM 

SDM adalah salah satu asset usaha yang berharga, sebelum memilih pegawai perhatikan masalah kepribadian, kesetiaan dan kemampuanya. Kalau usaha kita masih kecil pilihlah pegawai yang serba bisa atau multitasking Job Desk, sehingga kita bisa menghemat anggaran.

  D.Aspek Teknis 

Aspek teknis berkaitan erat dengan teknis produksi dan operasional. Kita harus merencanakan dengan baik bagaimama produksi berjalan, dimana kita mencari bahan baku, bagaimana proses produksinya, bagaimana cara pengemasannya. Kita sebaiknya memiliki keterampilan yang baku dalam aspek ini supaya menghasilkan produksi yang efisien dan effektif.

  E.Aspek Keuangan 

Aspek yang paling penting dalam studi kelayakan usaha adalah perhitungan matematis untung rugi. Berapa modal yang dibutuhkan. Berapa biaya produksi, biaya promosi sehingga kita bisa menentukan harga jual yang kompetitif dengan memperjuangkan keungtungan yang kita harapkan. Kita juga harus memperhitungkan return of investment (ROI) atau tingkat pengembalian modalnya. Perhatikan juga arus kas (Cashflow). Selama arus kas masuk lebih besar dari arus keluar berarti usaha kita tetap bisa jalan. Arus kas diibaratkan darah dalam tubuh kita.Perlu diketahui studi kelayakan ini untuk usaaha dalam skala kecil atau rumahan yang tidak memerlukan perhitungan yang rumit.

5. Proses Bisnis

Proses Bisnis adalah suatu kumpulan aktivitas atau pekerjaan terstruktur yang saling terkait untuk menyelesaikan suatu masalah tertentu atau yang menghasilkan produk atau layanan (demi meraih tujuan tertentu). Suatu proses bisnis dapat dipecah menjadi beberapa subproses yang masing-masing memiliki atribut sendiri tapi juga berkontribusi untuk mencapai tujuan dari superprosesnya. Analisis proses bisnis umumnya melibatkan pemetaan proses dan subproses di dalamnya hingga tingkatan aktivitas atau kegiatan.

6. Karakter Bisnis

Bisnis Instan
Dari segi keuntungan, bisnis ini cenderung cepat memberikan hasil, margin dari investasi yang diberikan cenderung besar hitungan bisa diatas 10% perbulan. Modal yang dikeluarkan pun cenderung besar, dengan pertanggung jawaban pengelola yang sangat singkat, paling lama hanya 3 hingga 4 bulan saja ya walaupun ada yang sampai 1 tahun. Bisnis seperti ini cenderung mudah untuk diselewengkan, karena konsep bisnis ini terlalu sederhana bagi sang investor. Cukup menginvestasikan dana –> Menandatangani akad bagi hasil / prosentase margin –> Mendapat Margin + Modal –> Jika ingin diperpanjang maka dibuat akad baru, jika tidak maka selesai.
Contoh bisnis ini adalah Purchasing Order pengadaan barang sebuah intansi, uang sebesar Rp. 250.000.000,- mungkin hanya berlaku untuk satu kali PO saja. Sebegitu sederhananya bisnis seperti ini juga sangat mudah untuk diselewengkan. Ada yang diselewengkan dengan skema ponzi /modus investasi palsu, sudah banyak model-model bisnis seperti ini yang berakhir dengan gigit jari. Jika anda memiliki dana terbatas dan ingin berinvestasi, saya tidak merekomendasikan bisnis ini.
Bisnis Berkepanjangan
Mau tidak mau bisnis ini akan lebih baik jika anda sebagai investor terjun langsung dan berkontribusi terhadap berjalannya bisnis ini, kalau uang sudah tentu, paling tidak menambahkan pikiran dan sedikit tenaga untuk ikut andil pada prosesnya. Diadakan rapat koordinasi antara dewan komisaris dan dewan direksi. Tentu saja bisnis ini tidak bisa diharapkan mendapatkan Break Event Point atau kondisi impas dalam waktu yang cepat, karena dalam bisnis ini cenderung membutuhkan perbaikan dan penambahan-penambahan aset. Semakin besar perusahaan makan semakin besar biaya operasional dan penambahan asetnya.
Contoh sederhana bisnis ini adalah bisnis Mie Ayam, uang sebesar Rp. 250.000.000,- jika dibagi 25 juta / lapak maka akan kita dapatkan 10 lapak Mie Ayam. Dengan struktur organisasi yang jelas diantara Investor, Pengelola dan penanggung jawab lapak, bisnis akan berjalan dinamis, dan akan berjalan ketika inovasi dan pelayanan pasar selalu meningkat, disinilah diperlukan kontribusi dari berbagai pihak.
Bisnis seperti ini cenderung lambat hasilnya, tapi tentu saja berkepanjangan, kalaupun ada penyelewengan dana, antisipasi dan penanggulangannya akan cenderung mudah dibanding bisnis instan. Sederhananya jika rugi ya tidak rugi banget, paling biaya operasional saja yang tidak kembali, sementara asset masih bisa diuangkan walaupun ada penyusutan.

7. CONTOH BISNIS INFORMATIKA BISNIS DALAM KEHIDUPAN SEHARI – HARI

Ø Online Shop
Ø E-Commerce
Ø Penjualan Sistem Informasi
Ø Penjualan Aplikasi Android
Ø Penjualan Website Perusahaan/Pribadi
Ø Penjualan Hosting/Domain
Ø Reseller Hosting/Domain
Ø Penjualan Dedicated Server dan VPS
Ø dll


Jumat, 23 Januari 2015

Shading Modelling

Job Description & Workflow
Jabatan Nama Job Description Workflow
Ketua & Penulis Donny Surya A Mengatur jalannya tugas & Menulis isi Buku -Membuat Jobdesc -Membuat Milestones -Membuat MoM -Mengatur agar tugas berjalan dengan sebaiknya
Designer Jodi Andrian P Membuat desain cover buku dan layout -Mendesain Cover & Layout
Editor Mutiah Yulianti Mengecek spelling dan Memperbaiki buku -Cek kebenaran spelling -Editing Akhir
Pencari Referensi Raflyandi Dwi S Mencari Referensi di internet -Mencari Referensi
Logistik Ignatius Faisal Mengatur logistik untuk kelompok -Mengatur logistik

Milestones
Minggu 1 2 3 4 5 6 7 8

T0

T1
T2
T3
Donny Surya Membuat Jadwal Membuat Milestones Membuat MoM Mengatur tiap anggota
Menulis buku
Pengumpulan Tugas
Jodi Andrian

Mendesain Cover
Mendesain layout


Mutiah Yulianti





Cek Spelling Editing Akhir
Raflyandi Dwi
Mencari Referensi

Memberi Referensi


Ignatius Faisal Menyediakan logistik

Menyediakan logistik
Mengatur Logistik
Mengatur logistik
Rapat X

X
X
X

Minutes of Meeting
Pertemuan ke- Tanggal Tempat Waktu Poin Pencapaian
1 10 Desember 2014 Via grup Line 15.00 – 17.00 Membuat Jadwal Membuat Milestones Membuat MoM
2 30 Desember 2014 Via grup line 20.00 – 22.00 Mendesain cover Mendesain layout buku Menyediakan logistik
3 10 Januari 2015 Kosan Jodi 14.00 – 22.00 Mengumpulkan referensi Menyelesaikan buku
4 24 Januari 2015 Kontrakan Pase 16.00 – 24.00 Editing akhir Mengatur logistik